Tuesday, April 25, 2017

Cara agar telur lovebird bisa menetas semua setelah dierami

Cara agar telur lovebird bisa menetas - Banyak dari peternak yang masih pemula mengeluhkan bahwa telur yang dierami tidak ada yang menetas. Kemudian ada yang menetas tapi hanya satu butir saja, telur yang lainnya tidak menetas. Permasalah tersebut pernah saya alami waktu pertama kali memelihara indukan lovebird. indukan tersebut saya letakkan di garasi motor karena memang waktu itu belum ada tempat yang dirasa tepat untuk meletakkan ternak lovebird.
Banyak faktor yang menyebabkan telur lovebird ada yang tidak menetas atau bahkan tidak semua. Faktornya bisa dari lingkungan, pakan, dan indukan lovebird itu sendiri. Berikut ulasan selengkapnya cara agar telur lovebird bisa menetas semua.
Cara agar telur lovebird bisa menetas
1. Faktor lingkungan

Lingkungan yang terlalu ramai seperti suara orang lewat atau suara musik akan sangat mengganggu indukan yang sedang bertelur maupun mengerami. Jika suasana terlalu ramai, maak indukan yang sedang mengeram akan menjadi tidak tenang bahkan stres. Ketika stres, maka indukan akan sering keluar glodok dan jarang mengerami. Padahal telur yang sudah mulai direami itu suhunya harus dijaga dengan baik agar embrio pada telur bisa berkembang dan bisa menetas. Ketika indukan jarang mengerami, maka embrio itu akan mati (tidak berkembang) karena suhu yang terus berubah-ubah. Untuk mengatasi hal tersebut, jika lovebird sudah mulai mengerami 5 hari, kita bisa mengambil telurnya kemudian ditetaskan sendiri dengan mesin penetas telur lovebird. Jika Anda bisa. Tapi masih banyak tips lain di bawah ini.
Cara agar telur lovebird bisa menetas semua setelah dierami
Selain lingkungan yang ramai, ada lagi faktor cuaca yang terlalu panas. Pada waktu musim kemarau yang tahun kemarin, banyak indukan yang telurnya tidak menetas semua. Hal ini karena pengaruh faktor cuaca yang terlalu panas. Setelah telurnya dipecah ternyata telurnya didalamnya kering. Padahal sudah ada embrionya. Untuk mencegah pengaruh suhu dari luar yang terlalu panas, sebaiknya tempat ternah lovebird berada di dalam ruangan. Seperti di dalam rumah sehingga suhunya tidak terlalu panas dan kalau malam tidak terlalu dingin. Jika Anda mau membuat tempat ternak lovebird, sebaiknya atapnya tidak terbuat dari asbes karena asbes ini kalau dijadikan atap rumah atau tempat ternak lovebird akan panas sekali di dalam ruangan tersebut.

2. Faktor pakan
Jika lovebird yang sedang bertelur kekurangan vitamin dan protein, maka telur yang dihasilkan kurang bagus. Bahkan ada yang telurnya itu kuwuk kalau dierami. Untuk mencegah hal tersebut, kita harus memberikan pakan yang tepat pada saat lovebird sedang bertelur. Contoh pakan tersebut adalah canary set dan jagung muda. Air minum juga harus diganti setiap hari. Selengkapnya Anda bisa baca pada artikel pakan lovebird yang baik saat bertelur.
3. Faktor indukan lovebird
Jika indukan lovebird sedang stres karena pengeruh faktor lingkungan, maka indukan akan tidak mau mengerami. Atau masih mau mengerami telurnya tapi sering keluar glodok. Kemudian faktor indukan jantan yang sedang birahi. Jika pada masa mengerami indukan jantan sedang birahi, maka pejantan akan mengganggu indukan betina. Jika sudah terganggu, sebaiknya indukan jantan dipisah saja dikandang lain tapi kandangnya didekatkan dengan kandang betina yang sedang mengarami telurnya.

Kesimpulan : Sebaiknya kandang ternak lovebird ditaruh ditempat yang aman dari gangguan suara ramai atau gangguan dari predator lain seperti kucing dan tikus. Kemudian berikan pakan yang terbaik seperi canary set dan jagung muda saat lovebird sedang bertelur. Pada saat mengerami, jangan sekali-kali membuka glodok karena indukan akan terganggu. Demikianlah ada 3 faktor yang harus diperhatikan agar telur lovebird bisa menetas semua setelah dierami.

0 comments:

Post a Comment